Waspada Wadah Plastik

Oktober 16, 2009 at 8:30 pm 13 komentar

Karena sudah lama tidak posting, rindu juga sama blog. Akhirnya dapat artikel menarik terinspirasi dari madding kelas, mari kita simak.

Para ahli kesehatan kian gusar dengan maraknya penggunaan plastic untuk membungkus atau sebagai wadah makanan. Pasalnya, tidak semua plastic berjodoh dengan makanan. Ada dua zat berbahaya yang terkandung dalam plastic, yaitu zat monomer, timbale, vinil klorida, plasticizer, dan lain-lain. Tidak main-main, ekses paling parah yang bias muncul adalah kanker.

Mengerikan banget kan? Itulah fakta dibalik kemasan plastic. Memang, harganya yang murah kerap kali membuat kita menutup mata dan mengesampingkan factor kesehatan dalam pertimbangan sebelum membeli. Namun, bukan berarti semua plastic berbahaya bagi makanan. Ada juga kok wadah plastic yang memang dibuat khusus untuk menampung makanan.

Untuk membantu anda dalam urusan kemas-mengemas makanan, berikut ini adalah tipsnya. Semoga bermanfaat!

Cek kode wadah

Kalau Anda mau sehat, pastikan anda jeli dalam memilih wadah plastic untuk makanan. Perhatikan bagian bawahnya, apakah ada tanda sendok garpunya? Kalau ya, tanda wadah itu memang dibuat khusus untuk menampung makanan sehingga aman digunakan. Selain itu ada juga tulisan food grade-nya. Kalau tidak ada salah satu dari dua symbol ini, sebaiknya anda singkirkan. Kemasan plastic yang bukan untuk makanan bias-bisa mengandung zat kimia yang membahayakan.

Kantong hitam bukan untuk makanan

Kantong plastic hitam dikenal dengan nama plastic kresek, seringkali dijadikan wadah penaruh makanan. Entah itu gorengan, bubur ayam, bakso, kue-kue kering. Satu hal yang harus diketahui, kantong ini terbuat dari plastic daur ulang. Zat kimia di dalamnya sangat mudah hijrah kedalam makanan, apalagi kalau makanannya panas atau berminyak. Akibatnya, tanpa disadari, racun mengendap dalam tubuh anda.

Gunakan plastic bening atau kertas roti

Jangan langsung menumpuk makanan dalam kantong kresek. Sebaiknya Anda membungkusnya dulu dengan plastic bening yang memang aman untuk makanan. Kalau tak ada plastic bening, anda juga bisa gunakan kertas roti. Memang, harganya akan lebih mahalketimbang kresek, namun ingatlah kalau sakit biaya yang dihabiskan akan lebih besar lagi.

Simpan makanan terpisah

Jangan menggabungkan makanan yang satu dengan lainnya, apalagi kalau makanannya masih mentah. Pemisahan ini dilakukan agar makanan tidak terkontaminasi satu sama lain.

Gunakan wadah keramik atau gelas untuk microwave

Meski sudah diberi label aman digunakan di dalam microwave, sebaiknya Anda memakai wadah keramik atau gelas saja. Soalnya, bisa saja masih ada komponen plastic yang masuk ke dalam makanan walau fisik plastiknya itu tidak meleleh. Jangan ambil risiko. Lebih baik main aman saja demi kesehatan Anda.

Entry filed under: Healthy. Tags: .

Present Continuous Tense Present Perfect Tense

13 Komentar Add your own

  • 1. embun777  |  Oktober 17, 2009 pukul 12:11 am

    Pertamax dulu..

    geto dunk.. !! sekali 2 blog di tengokin..
    biar gak lumutan .. haa..haa….πŸ˜†πŸ˜€πŸ˜†

    Balas
    • 2. sulis  |  Oktober 26, 2009 pukul 9:13 pm

      doa.in truss ya …..
      hhe^^

      smoga saya bsa terus nge-update

      Balas
  • 3. embun777  |  Oktober 17, 2009 pukul 12:13 am

    duuuh… baca jd ngeri juga yaa..?
    pd hal tiap hari pake lho..
    wah gaswat.. mesti ati2 niih….

    trims infonya.
    Tetep semangat Belajar ya… !!

    Salam.

    Balas
    • 4. sulis  |  Oktober 26, 2009 pukul 9:16 pm

      saya jga sering asal pake plastikkk…….

      ternyata penyebabnya tidak disangka xx kerugiannya.. .
      jd hrus lbih hati xx nih !!

      Balas
  • 5. embun777  |  Desember 20, 2009 pukul 9:02 am

    pingin mampir.. aja..!πŸ˜†

    Balas
  • 6. kabol  |  Januari 5, 2010 pukul 5:01 am

    makasi infonya slm kenal

    Balas
    • 7. sulis  |  Januari 7, 2010 pukul 7:15 am

      terimakasih kembali

      Balas
  • 8. perigitua  |  Januari 16, 2010 pukul 12:23 pm

    haddiirrrrr….

    emang ada tandanya ya..??? malah ga pernah memperhatikan tuh… harus segera aku infokan ke bundanya afra utk ngecek tupper ware di rumah neh…πŸ™‚

    thx infonya ya…

    cu…

    Balas
    • 9. India  |  Agustus 22, 2014 pukul 10:37 am

      I’m impressed! You’ve managed the almost imsipsoble.

      Balas
  • 10. embun777  |  Januari 17, 2010 pukul 10:03 pm

    hadirrr…
    langsung pulang lagi. hikssss…πŸ™„

    Balas
    • 11. sulis  |  Januari 21, 2010 pukul 7:15 pm

      maap

      Balas
  • 12. zzzzzzzzz  |  April 17, 2010 pukul 9:10 am

    zzzzzzz

    Balas
    • 13. zzzzzzzzz  |  April 17, 2010 pukul 9:10 am

      zzzzzz

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Who am i?

Archives

Visitor

  • 1,380,799 visitors
Oktober 2009
M S S R K J S
« Agu   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

%d blogger menyukai ini: